Pemain kriket Pakistan yang menjadi politisi Imran Khan dibawa dari penerbangan AS untuk diinterogasi di sini pada hari Jumat, sebuah laporan media mengatakan.
Khan menaiki penerbangan American Airlines dari Toronto ke New York untuk berbicara pada jamuan makan malam penggalangan dana di Long Island City, Toronto Sun melaporkan.
Sebelumnya pada hari Kamis, dia memberikan pidato bermuatan politik di Brampton tentang kekacauan di tanah kelahirannya. Dia diwawancarai di Bandara Internasional Toronto Pearson.
“Saya diturunkan dari pesawat dan ditanyai oleh imigrasi AS di Kanada tentang pandangan saya terhadap drone. Posisi saya sudah diketahui. Serangan drone harus dihentikan,” cuit Khan pada hari Jumat.
Interogasi berlangsung sekitar satu jam sebelum dia diizinkan naik penerbangan selanjutnya ke New York, kata surat kabar itu.
Khan, pendiri partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan, mengambil bagian dalam protes terhadap serangan pesawat tak berawak AS di wilayah asalnya awal bulan ini.
Perlindungan Bea Cukai dan Perbatasan AS (CBP) mengatakan pihaknya tidak dapat merilis informasi tentang kasus-kasus tertentu karena undang-undang privasi.
Khan mungkin ditanyai karena adanya kelompok yang memprotes masuknya dia ke AS, kata The Sun.
Koalisi Kepemimpinan Islam Amerika di Phoenix menulis surat kepada Menteri Luar Negeri Hilary Clinton awal pekan ini, menekannya untuk mencabut visa AS yang diberikan kepada Khan karena pandangan simpatiknya terhadap Taliban.
Pemain kriket Pakistan yang menjadi politisi Imran Khan dibawa dari penerbangan Amerika ke sini untuk diinterogasi pada hari Jumat, sebuah laporan media mengatakan. Khan menaiki penerbangan American Airlines dari Toronto ke New York untuk menghadiri makan malam penggalangan dana di Long Island City, Toronto Sun melaporkan. Sebelumnya pada hari Kamis, Khan memberikan pidato bermuatan politik di Brampton tentang kekacauan di tanah airnya. . Dia diwawancarai di Bandara Internasional Pearson Toronto.” beberapa jam sebelum dia diizinkan naik penerbangan berikutnya ke New York, kata surat kabar itu. Khan, pendiri partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan, awal bulan ini mengambil bagian dalam sebuah memprotes serangan pesawat tak berawak AS di wilayah asalnya. Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) mengatakan pihaknya tidak dapat merilis informasi mengenai kasus-kasus tertentu karena undang-undang privasi. Khan mungkin ditanyai karena kelompok yang meminta dia masuk ke AS memprotes, The Sun kata.Koalisi Kepemimpinan Islam Amerika di Phoenix menulis surat kepada Menteri Luar Negeri Hilary Clinton awal pekan ini, menekannya untuk mencabut visa AS yang diberikan kepada Khan karena pandangan simpatiknya terhadap Taliban.