Presiden Hu Jintao pada hari Kamis mendorong peningkatan perekonomian dengan meningkatkan permintaan domestik dan menekankan reformasi progresif untuk mengatasi masalah di negaranya.
“Kita harus berusaha menghilangkan hambatan struktural utama terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan sehat, dengan fokus pada peningkatan bauran permintaan dan struktur industri, mendorong pembangunan yang seimbang antar wilayah dan mendorong urbanisasi,” kata Hu kepada sekitar 2.300 delegasi pada upacara pembukaan Konferensi Nasional ke-18. Kongres Partai Komunis Tiongkok (CPC).
Dalam laporan utamanya kepada kongres, Hu mengatakan penyesuaian strategis struktur ekonomi adalah tujuan utama untuk mempercepat perubahan model pertumbuhan, lapor Xinhua.
“Kita harus dengan tegas mempertahankan fokus strategis dalam mendorong permintaan domestik, mempercepat pembentukan mekanisme jangka panjang untuk meningkatkan permintaan konsumen, membuka potensi konsumsi individu, meningkatkan investasi pada kecepatan yang tepat, dan memperluas pasar domestik,” ujarnya. dikatakan.
Dalam tiga kuartal pertama tahun ini, penjualan ritel Tiongkok tumbuh 14,1 persen tahun-ke-tahun menjadi 14,94 triliun yuan ($2,37 triliun), menyumbang sekitar 55 persen produk domestik bruto dan investasi untuk pertama kalinya melampaui pertumbuhan ekonomi. pada periode tersebut, menurut Biro Statistik Nasional (NBS).
Investasi pada aset tetap, yang dulunya merupakan penggerak utama perekonomian Tiongkok, meningkat 20,5 persen YoY menjadi 25,69 triliun yuan, menurut statistik NBS.
Hu menekankan pentingnya ekonomi riil sebagai landasan kokoh perekonomian, dan kebijakan serta langkah-langkah harus diambil untuk memfasilitasi pengembangan ekonomi riil dengan lebih baik.
Tiongkok harus membuat perekonomiannya lebih didorong oleh permintaan, mendorong pertumbuhan yang sehat dari industri-industri baru yang strategis dan industri manufaktur yang maju, mempercepat transformasi dan peningkatan industri tradisional, mengembangkan dan memperluas sektor jasa, terutama industri jasa modern, serta kondisi geografis dan struktural. tata letak pembangunan infrastruktur dan industri dasar lebih seimbang, ujarnya.
Dengan melanjutkan reformasi struktural ekonomi, kata Hu, Tiongkok akan memperdalam reformasi sistem keuangan sehingga berkontribusi lebih baik terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung pengembangan ekonomi riil.
“Kita harus mengembangkan pasar modal yang berlapis-lapis, mengambil langkah-langkah yang mantap untuk menjadikan suku bunga dan nilai tukar Renminbi lebih berbasis pasar, dan mendorong konvertibilitas yuan dalam rekening modal dari waktu ke waktu,” kata Hu, berjanji untuk meningkatkan pengawasan dan pengawasan keuangan. , mempromosikan inovasi keuangan dan memastikan stabilitas keuangan.
Beliau juga menekankan pengembangan infrastruktur informasi generasi berikutnya dan industri TI modern, untuk lebih menjamin keamanan informasi dan mempromosikan penerapan teknologi jaringan informasi.
Tiongkok harus meningkatkan daya saing inti perusahaan-perusahaan besar dan menengah serta mendukung pengembangan usaha kecil dan mikro, terutama perusahaan ilmu pengetahuan dan teknologi kecil dan mikro, katanya.
Negara juga harus terus menerapkan strategi pembangunan regional dan memanfaatkan sepenuhnya keunggulan komparatif berbagai daerah, katanya.
Ia mengatakan dukungan harus ditingkatkan terhadap daerah-daerah basis revolusi lama, daerah etnis minoritas, daerah perbatasan dan daerah miskin melalui bantuan berpasangan dan cara-cara lainnya.
Tiongkok akan terus mempercepat pembangunan zona perdagangan bebas dan mendorong konektivitas infrastruktur dengan negara-negara tetangga.