Mantan pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela kemungkinan akan menghabiskan Hari Natal di rumah sakit karena para dokternya ingin merasa puas bahwa kesehatannya telah membaik sebelum memulangkannya, sebuah outlet media Afrika Selatan melaporkan pada hari Minggu.

Juru bicara kepresidenan Mac Maharaj mengatakan dokter yang merawat Mandela tidak memberikan indikasi “segera keluar” dari rumah sakit di ibu kota Pretoria, menurut IOL, situs berita Afrika Selatan.

“Sampai saat ini, belum ada informasi terkini mengenai kondisinya dan dokternya belum memberikan indikasi kapan Mandela akan dipulangkan,” kata Maharaj seperti dikutip IOL, Sabtu. IOL dimiliki oleh Surat Kabar Independen, sebuah kelompok nasional yang menerbitkan 15 surat kabar.

Mandela dirawat di rumah sakit pada 8 Desember. Dia didiagnosis menderita infeksi paru-paru dan juga menjalani operasi batu empedu; Para pejabat mengatakan kondisinya telah membaik dan dia dapat menerima pengobatan. Presiden Jacob Zuma beberapa hari lalu mengakui kondisi Mandela serius.

“Mereka (para dokter) mengatakan tidak ada krisis, namun menambahkan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk memulangkannya sampai mereka yakin bahwa dia telah membuat kemajuan yang cukup,” kata Maharaj, menurut IOL.

“Kami menyerukan masyarakat untuk terus mendukung Madiba,” katanya, menggunakan nama belakang Mandela, sebuah istilah sayang. Maharaj mengimbau masyarakat untuk “memahami bahwa dia berusia 94 tahun dan membutuhkan perawatan yang luar biasa.”

The Sunday Times, surat kabar Afrika Selatan yang bukan bagian dari grup media pemilik IOL, juga mengatakan Mandela kemungkinan akan menghabiskan Natal di perawatan rumah sakit. Pernyataan itu tidak menyebutkan sumbernya. Surat kabar tersebut mengutip ucapan Maharaj yang mengatakan bahwa rumor penurunan cepat kesehatan Mandela “sepenuhnya salah dan tidak berdasar.”

Uskup Agung Afrika Selatan Desmond Tutu berdoa agar Mandela cepat sembuh. Radio 702, sebuah stasiun di Afrika Selatan, menyiarkan wawancara dengan Tutu pada hari Minggu di mana dia mengatakan bahwa dia bertukar pesan teks telepon tentang Mandela dengan istri ikon anti-apartheid, Graca Machel.

Tutu dan Mandela adalah pemenang Hadiah Nobel karena peran mereka dalam perjuangan melawan kekuasaan minoritas kulit putih. Mandela dipenjara selama 27 tahun dan menjalani satu masa jabatan lima tahun sebagai presiden setelah terpilih dalam pemilu demokratis pertama di Afrika Selatan pada tahun 1994.

lagutogel